RSS

Tipping Point : bagaimana internet menjadi knowledge management system terbaik di dunia

Saat ini telah umum bagi perusahaan untuk mengembangkan Knowledge Management System (KMS). Tahukah Anda bahwa model KMS terbaik di dunia saat ini adalah internet ini?

Internet diawali dengan proyek militer DARPA yang menciptakan sistem ARPA net untuk mengantisipasi sistem komunikasi saat perang nuklir. Konsep di balik internet adalah jaringan komunikasi yang berbentuk jaring laba-laba (web) sehingga ketika satu kota atau lokasi hancur terkena nuklir maka koneksi jaringan lainnya bisa mengambil alih peran.

Ketika perang dingin berakhir di tahun 80-an, maka kalangan akademisi mulai diperbolehkan menggunakan teknologi internet ini untuk kepentingan penelitian. Hingga awal 90-an internet hanya dipakai oleh kalangan akademik yang secara teknis mengerti dalam menggunakan jaringan Usenet.

Perubahan mulai terjadi ketika di tahun 1992 Marc Andreessen membuat browser yang dinamakan mosaic. Inilah langkah awal kemudahan internet untuk diakses orang awam. Di tahun 1994, dua orang mahasiswa program doktor bernama Jerry Yang dan David Lilo secara iseng membuat database situs-situs pemain NBA di internet yang dapat dilacak. Tak dinyana prototipe database pemain NBA ini menjadi awal munculnya mesin pencari (search engine) yang kemudian menjadi sangat populer : Yahoo!

Selanjutnya fenomena internet untuk publik meningkat dengan cepat. Dipelopori dengan situs komersil Amazon yang menjual buku di tahun 1994, lalu situs lelang eBay di tahun 1995, selanjutnya terjadi dot com mania dimana orang berlomba-lomba mencari celah komersialisasi internet. Pertumbuhan situs meroket pesat.

Di Indonesia internet menjadi populer saat terjadi Reformasi, dimana situs Detikcom menjadi media berita yang melaporkan hampir real time situasi yang terjadi di Senayan Jakarta. Fenomena ini menjadikan semakin banyak orang Indonesia yang menyadari potensi kekuatan internet.

Tahun 90-an ditandai dengan internet yang dikuasai oleh perusahaan-perusahaan resmi dan akademisi. Memasuki milenium abad 21 mulailah era yang berbeda. Dimulai dengan sekelompok orang yang membuat layanan weblog gratis, mulailah muncul jurnalisme akar rumput, yaitu orang-orang yang secara volunteer ikut berkontribusi menulis di internet. Mudahnya banyak orang membuat ’situs berita’ sendiri dengan kualitas setara Detikcom membuat halam internet melonjat pesat.

Ikon keberhasilan kerja rame-rame secara sukarela ini adalah ensiklopedia bersama Wikipedia. Wikipedia merupakan kerja bersama membuat ensiklopedi dimana para sukarelawan saling membantu untuk menambah dan mengoreksi informasi secara bersama-sama. Wikipedia saat ini menjadi sumber rujukan utama di internet, dan kabarnya popularitas Wikipedia telah membayangi ensiklopedi Britannica yang telah lama dikenal.

Fenomena blogging, podcasting (blog untuk file audio), photoblog, videoblog, kerja kolaboratis, dan situs-situs informasi personal membuka babak baru dunia internet. Lonjakan jumlah informasi ini tentu tak berguna bilasaja search engine jenis baru tak muncul. Dialah Google, search engine dengan algoritma yang mampu memilihkan informasi dengan kualitas yang paling relevan terhadap permintaan pengguna.

Sebelumnya Yahoo! adalah search engine yang paling populer. Kemudian lahirlah Google, search engine dengan pendekatan berbeda. Yahoo menggunakan konsep search engine berdasarkan kategorisasi. Google berbeda, dia menggunakan konsep ‘page rank’ yaitu menempatkan situs yang dirujuk hiperlink paling banyak sebagai situs yang dianggap paling relevan (karena banyak dirujuk). Konsep ini -yang awalnya dirahasiakan- menjadi keunggulan Google untuk dengan cepat menemukan informasi paling relevan bagi pengguna. Hingga saat ini Google dipandang sebagai mesin pencari paling maju untuk menemukan informasi dengan tepat. Kabarnya di tahun 2005 Google menggunakan 100.000 komputer sebagai mesin server yang mengindeks lebih dari 8 milyar halaman situs.

Dari sejarah tersebut ada beberapa tipping point yang menarik, yaitu :
1.        ditemukannya mosaic, browser pertama yang membuat masyarakat umum bisa mengakses internet.
2.        ditemukannya mesin pencari oleh Yahoo, dan selanjutnya Google menyempurnakannya dengan kemampuan memberi hasil pencarian dengan ‘konteks’ yang paling sesuai bagi pengguna
3.        meningkatnya kontributor di internet dikarenakan kemudahan bagi publik untuk ikut berpartisipasi di internet.
Kalau Anda sedang berencana membuat Knowledge Management System di tempat Anda, kira-kira apa ya tipping point nya?

IPTEK NEWS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar